WASHINGTON, iNews.id - Gedung Putih meluruskan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa Iran bisa menyerang dua kota di California, Los Angeles dan San Diego. Pernyataan itu disampaikan Trump saat kampanye untuk pemilu paruh waktu di Nebraska pada Senin (5/10/2026).
Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung menjelaskan konteks pernyataan Trump adalah ancaman senjata nuklir yang ditimbulkan oleh Iran. Cheung lalu menyalahkan media massa yang mengangkat laporan apa adanya dengan menyebutnya sebagai “kepanikan yang tidak berakar pada kenyataan".
“Dia (Trump) jelas mengatakan, kota-kota AS akan terancam jika Iran yang memiliki senjata nuklir tidak dihentikan,” kata Cheung, dalam pernyataan di media sosial X, dikutip Rabu (7/10/2026).