PARIS, iNews.id - Ribuan pengunjuk rasa, yang sebagian besar merupakan anak muda, turun ke jalan di berbagai wilayah Prancis, Sabtu (31/10/2026). Aksi tersebut menjadi demonstrasi akhir pekan ketiga berturut-turut yang menyoroti persoalan biaya hidup dan pendidikan.
Sekitar 70.000 polisi dan petugas keamanan dikerahkan di seluruh Prancis untuk mengantisipasi potensi kerusuhan. Sementara itu, rute demonstrasi di Paris dialihkan ke kawasan pinggiran ibu kota. Aksi serupa yang melibatkan kaum muda juga dilaporkan berlangsung di Jerman dan Italia.
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nuñez memperingatkan adanya risiko kerusuhan yang sangat tinggi, terutama setelah hari gelap pada perayaan Halloween. Peringatan itu disampaikan setelah polisi menangkap ribuan orang menyusul kerusuhan dan penjarahan yang mewarnai demonstrasi pada 17 dan 24 Oktober 2026, meski sebagian besar aksi berlangsung damai.