JAKARTA, iNews.id - Menambah aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat selama 5 menit setiap hari berpotensi menurunkan risiko kematian sekitar 6 persen. Selain itu, mengurangi waktu duduk atau bermalas-malasan selama 30 menit sehari juga dikaitkan dengan penurunan risiko kematian sekitar 3 persen.
Temuan tersebut dibagikan dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Adam Prabata, melalui unggahan di akun Threads miliknya. Dia mengulas penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan internasional The Lancet mengenai hubungan aktivitas fisik dan risiko kematian.
Studi berskala besar tersebut melibatkan lebih dari 40.000 partisipan di Amerika Serikat, Norwegia, dan Swedia. Peneliti mengevaluasi hubungan perubahan aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat serta durasi aktivitas sedentari, seperti duduk dalam waktu lama, dengan risiko kematian.