JAKARTA, iNews.id - Organisasi lingkungan Greenpeace Indonesia menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia mencapai 1,9 juta hektare sepanjang Januari-September 2026. Angka tersebut berbeda dengan data resmi pemerintah yang mencatat luas karhutla sekitar 200.000 hektare lebih hingga Agustus 2026.
Kepala Global Kampanye Hutan Indonesia Greenpeace, Kiki Taufik, mengatakan angka tersebut merujuk pada analisis Nusantara Atlas yang hasilnya dirilis pada 21 Oktober 2026.
“Di mana dari Januari sampai dengan bulan September kebakaran hutan dan lahan di Indonesia itu mencapai 1,9 juta hektare,” kata Kiki dalam program Interupsi bertajuk 'Siapa di Balik Kebakaran Hutan?' di iNews, Kamis (22/10/2026).