Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

H Amir: PRI Harus Menjadi Partai yang Benar-Benar Mewakili Aspirasi Rakyat

"Saya lahir dari rakyat. Karena itu, ketika bergabung dengan Partai Rakyat Indonesia, harapan saya partai ini benar-benar menjadi partai yang mewakili rakyat, menyampaikan segala aspirasi dan kebutuhan masyarakat," ujar Amir.

5 menit baca 0 komentar
H Amir: PRI Harus Menjadi Partai yang Benar-Benar Mewakili Aspirasi Rakyat

JAKARTA - Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Rakyat Indonesia (PRI), H Amir, menegaskan komitmennya untuk membesarkan partai melalui konsolidasi organisasi, penguatan kader, dan perluasan jaringan hingga ke daerah.

Dalam wawancara eksklusif, H Amir mengungkapkan alasan bergabung dengan PRI, pandangannya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, hingga optimisme partainya menghadapi Pemilu mendatang.

Menurut Amir, nama Partai Rakyat Indonesia memiliki makna tersendiri baginya. Ia berharap PRI benar-benar menjadi wadah perjuangan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan kebutuhan rakyat.

"Saya lahir dari rakyat. Karena itu, ketika bergabung dengan Partai Rakyat Indonesia, harapan saya partai ini benar-benar menjadi partai yang mewakili rakyat, menyampaikan segala aspirasi dan kebutuhan masyarakat," ujar Amir.

Amir menilai sejumlah program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, pembangunan kampung nelayan, program tiga juta rumah, sekolah gratis, dan pemeriksaan kesehatan gratis, merupakan program yang perlu dikawal pelaksanaannya.

Menurut dia, PRI menjadikan program pemerintah sebagai bagian dari arah perjuangan partai.

Pernah Menjadi Caleg PPP

Sebelum bergabung dengan PRI, Amir mengaku pernah menjadi calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia menyebut memperoleh suara yang cukup besar, tetapi partainya tidak berhasil memenuhi ketentuan untuk lolos sebagai peserta pemilu.

Keputusannya bergabung dengan PRI, kata Amir, bukan semata-mata karena peluang politik. Ia mengaku sudah lama mengenal Ketua Umum PRI, Muhammad Nazaruddin, sehingga memiliki hubungan emosional yang menjadi salah satu pertimbangannya.

"Saya bukan baru mengenal beliau. Sudah lama kami saling mengenal. Karena itu, ketika bergabung dengan PRI, saya ingin ikut berjuang dan memberikan kontribusi nyata untuk membesarkan partai," katanya.

Sebagai Ketua OKK DPP PRI, Amir mengaku terus melakukan konsolidasi dengan pengurus daerah. Ia berupaya memperkuat struktur organisasi, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

Ia menilai keikutsertaan dalam partai politik harus dibuktikan melalui kerja nyata, bukan sekadar mencantumkan nama dalam kepengurusan.

Menghadapi Pemilu mendatang, Amir menyatakan optimistis PRI dapat memenuhi persyaratan untuk menjadi peserta pemilu. Ia menyebut kepengurusan partai telah terbentuk di 38 provinsi dan sedang memperluas jaringan hingga tingkat kabupaten dan kota.

Dari 514 kabupaten dan kota di Indonesia, Amir memperkirakan PRI telah memiliki hampir 500 kepengurusan DPC. Angka tersebut, menurut dia, menjadi modal untuk memperkuat kesiapan partai menghadapi tahapan verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kami terus melakukan konsolidasi dan promosi. Legalitas partai sudah ada, termasuk SK Kementerian Hukum. Kami juga terus melengkapi kantor-kantor kepengurusan di daerah. Kami optimistis bisa lolos verifikasi," ungkapnya.

Terkait target perolehan kursi legislatif, Amir menyebut Ketua Umum PRI menargetkan 50 kursi. Namun, ia menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan partai lolos sebagai peserta pemilu.

"Target 50 kursi memang disampaikan ketua umum. Tetapi bagi saya, yang paling penting adalah PRI lolos verifikasi dan bisa mengikuti pemilu. Setelah itu, kami akan berjuang meraih suara rakyat," ujarnya.

Menilai Pentingnya Oposisi dalam Pemerintahan

Meski menyatakan dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto, Amir berpandangan bahwa keberadaan oposisi tetap diperlukan dalam sistem demokrasi Indonesia.

Menurutnya, oposisi memiliki peran penting untuk mengawasi jalannya pemerintahan sekaligus memastikan program-program pemerintah berjalan sesuai kepentingan masyarakat.

"Kalau semua partai mendukung Presiden tanpa adanya oposisi, siapa yang akan melakukan pengawasan? Karena itu, oposisi tetap diperlukan untuk mengawal jalannya pemerintahan," tuturnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar Prabowo Subianto dapat melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode. Namun, terkait peluang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk maju dalam kontestasi politik berikutnya, Amir menilai hal tersebut merupakan hak politik yang dapat dijalankan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Amir menegaskan bahwa dukungan PRI terhadap pemerintahan Prabowo merupakan bagian dari arah perjuangan partainya. Ia berharap berbagai program pemerintah dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Cari Mengenai komposisi kepengurusan partai yang melibatkan sejumlah purnawirawan TNI dan Polri, Amir mengatakan PRI terbuka bagi berbagai kalangan, termasuk praktisi dan tokoh masyarakat.

Menurutnya, bergabungnya para purnawirawan ke partai politik merupakan hal yang wajar selama terdapat kesamaan pandangan dan ideologi.

Ia menilai pengalaman para purnawirawan dapat menjadi salah satu kontribusi dalam membangun organisasi partai.

"Partai Rakyat Indonesia terbuka bagi siapa saja. Bukan hanya purnawirawan, tetapi juga praktisi dan masyarakat umum yang memiliki kesamaan visi serta ingin berjuang bersama," jelasnya.

Bangun Basis Dukungan Lewat Olahraga

Selain aktif dalam kegiatan politik dan organisasi, Amir juga mengaku menjalankan usaha serta memiliki perhatian terhadap kegiatan olahraga di daerah asalnya.

Ia menyebut pernah terlibat dalam sejumlah organisasi, di antaranya sebagai Ketua Pemuda Santri Indonesia dan anggota Laskar Merah Putih.

Saat ini, Amir juga tengah membangun fasilitas lapangan voli di kampung halamannya. Menurut dia, olahraga dapat menjadi sarana mempererat hubungan masyarakat sekaligus membangun kedekatan dengan generasi muda.

Ia berencana menggelar turnamen voli dengan total hadiah yang diperkirakan mencapai Rp250 juta. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menarik minat masyarakat sekaligus memperkenalkan PRI kepada warga di daerah.

Amir optimistis kegiatan olahraga dan konsolidasi organisasi dapat memperluas dukungan masyarakat terhadap PRI, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara yang menjadi daerah asalnya.

"Saya yakin masyarakat di daerah bisa bergabung dengan Partai Rakyat Indonesia. Struktur sudah kami bangun, sekarang tinggal memperkuat konsolidasi dan bergerak lebih luas," katanya.

Bagi Amir, membesarkan PRI tidak cukup hanya dengan membangun struktur organisasi. Diperlukan kerja nyata, pendekatan kepada masyarakat, serta kemampuan kader dalam memahami kebutuhan rakyat.

Ia berharap PRI dapat berkembang menjadi partai yang memiliki basis dukungan kuat dan mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur politik.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.