JAKARTA, iNews.id - Menteri Perdagangan Budi Santoso merespons kenaikan harga kedelai impor yang kembali merangkak di pasar domestik. Pemerintah membuka peluang subsidi harga bagi kalangan perajin tahu dan tempe.
Pemerintah, kata Budi, tengah menyiapkan langkah mitigasi cepat melalui konsolidasi antarkementerian untuk menjaga keterjangkauan harga pangan olahan berbasis kedelai bagi masyarakat.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan serta Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per awal Oktober 2026, harga rata-rata kedelai biji kering impor nasional bertengger di kisaran Rp13.600 hingga Rp13.700-an per kilogram.Â