JAKARTA, iNews.id - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyatakan kesiapan memenuhi ketentuan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 60 persen dari pemerintah. Kesiapan tersebut didukung rantai pasokan yang terintegrasi, termasuk fasilitas manufaktur komponen baterai kendaraan listrik.
Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto (Frans) mengatakan Hyundai memiliki ekosistem industri yang tidak hanya mencakup perakitan kendaraan, tetapi juga manufaktur komponen, jaringan dealer, hingga layanan pelanggan.
Menurutnya, kelengkapan rantai pasokan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung Hyundai dalam menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah terkait TKDN.