Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Imigrasi Palembang Buka Pasporia di Kambang Iwak dan Sosialisasikan SIX

Kantor Imigrasi Palembang luncurkan layanan Pasporia untuk permohonan paspor akhir pekan. Inovasi SIX mengedepankan keramahan dan responsivitas petugas.

Detik 3 menit baca 0 komentar
Imigrasi Palembang Buka Pasporia di Kambang Iwak dan Sosialisasikan SIX
Foto: Detik

Jakarta -

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang menggelar layanan Pasporia (Paspor Ceria) di kawasan Kambang Iwak, Kota Palembang, pada akhir pekan untuk memudahkan masyarakat mengurus paspor di luar hari kerja. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi inovasi pelayanan SIX (Sriwijaya Immigration Excellent) yang mengedepankan keramahan dan responsivitas petugas.

"Kehadiran inovasi SIX dalam kegiatan ini menjadi bentuk penguatan komitmen bahwa peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya dilakukan melalui kemudahan akses dan lokasi pelayanan, tetapi juga melalui sikap, perilaku, serta budaya kerja petugas dalam melayani masyarakat," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Khairil Mirza dalam keterangan resmi, Selasa (27/10/2026).

Pasporia merupakan program Direktorat Jenderal Imigrasi yang menghadirkan layanan permohonan paspor pada akhir pekan dan di tempat-tempat umum. Kawasan Kambang Iwak dipilih karena menjadi salah satu ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat, khususnya pada akhir pekan.

Melalui layanan tersebut, masyarakat memiliki alternatif untuk mengurus paspor di luar hari kerja dengan akses yang lebih fleksibel. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang juga memanfaatkan kegiatan ini untuk memperkenalkan inovasi SIX yang digagas langsung oleh Khairil Mirza.

SIX mengusung budaya pelayanan 6S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sigap, Solutif, dan Simpatik. Keenam nilai tersebut menjadi pedoman bagi jajaran Imigrasi Palembang dalam membangun interaksi positif dengan masyarakat.

Senyum, salam, dan sapa mencerminkan keramahan petugas. Sementara itu, sikap sigap dan solutif menunjukkan kesiapan petugas dalam membantu serta memberikan solusi atas kebutuhan pemohon. Adapun sikap simpatik menekankan pentingnya empati, kepedulian, dan penghormatan kepada masyarakat.

SIX juga mengadopsi slogan khas Palembang, yaitu "Wong Kito Galo", yang mencerminkan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan kedekatan dengan masyarakat. Nilai-nilai tersebut dipadukan dengan adat serta kearifan lokal Sumatera Selatan untuk membentuk karakter pelayanan keimigrasian yang memiliki identitas daerah, tanpa mengesampingkan profesionalisme dan standar pelayanan.

Sosialisasi SIX dalam kegiatan Pasporia turut melibatkan sejumlah pejabat pemerintah daerah dan masyarakat yang sedang mengurus paspor. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan nilai-nilai pelayanan 6S sekaligus membangun pemahaman mengenai pentingnya pelayanan publik yang mengedepankan keramahan, kecepatan, solusi, dan kepedulian.

Khairil berharap budaya pelayanan 6S dapat diterapkan secara konsisten dan menjadi bagian dari kebiasaan kerja seluruh jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang. Perpaduan profesionalisme dan kearifan lokal Sumatera Selatan diharapkan menjadikan SIX bukan sekadar slogan, tetapi juga budaya pelayanan yang tercermin dalam interaksi petugas dengan masyarakat.

Pelaksanaan Pasporia dan sosialisasi SIX juga menyasar berbagai lapisan masyarakat serta komunitas. Melalui layanan paspor di ruang publik dan pengenalan budaya pelayanan 6S, Imigrasi Palembang berupaya memperluas akses layanan sekaligus membangun pelayanan publik yang inklusif, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di Palembang dan sekitarnya.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang menyatakan berkomitmen mendukung program Pasporia dari Direktorat Jenderal Imigrasi serta mengembangkan inovasi SIX. Melalui kemudahan akses layanan dan penguatan budaya pelayanan berbasis nilai-nilai lokal, instansi tersebut berharap kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian meningkat.

(ega/ega)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.