JAKARTA, iNews.id - Pemerintah bersama perusahaan dan organisasi pekerja mulai memperkuat strategi menghadapi dampak kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi terhadap dunia kerja. Hal ini menjadi pembahasaan serius dalam Program Pekerjaan Layak Nasional atau Decent Work Country Programme (DWCP) Indonesia 2026-2030.
Program yang digelar bersama Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) ini menjadi bagian dari komitmen bersama memastikan transformasi ekonomi, termasuk perkembangan AI dan digitalisasi, menghasilkan pekerjaan berkualitas dengan kesejahteraan lebih merata.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, perkembangan teknologi menuntut Indonesia tidak hanya memperbanyak lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan kualitas pekerjaan melalui pengembangan kompetensi, produktivitas dan perlindungan tenaga kerja.