Jakarta -
Kapal selam HMS Thethis Inggris tenggelam pada tahun 1939. Kapal selam yang baru dibuat ini tenggelam saat uji coba.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Kapal selam HMS Thethis Inggris tenggelam pada tahun 1939. Kapal selam yang baru dibuat ini tenggelam saat uji coba.
Jakarta -
Kapal selam HMS Thethis Inggris tenggelam pada tahun 1939. Kapal selam yang baru dibuat ini tenggelam saat uji coba.
Dikutip dari laporan Liverpool Nautical Research Society, kapal ini tenggelam pada 1 Juni 1939. Penyebabnya kombinasi kesalahan teknis dan kelalaian manusia. Investigasi mengungkap adanya sejumlah faktor yang membuat kapal selam tersebut akhirnya tenggelam.
Awalnya, pada pagi hari kapal selam HMS Thetis bertolak dari Birkenhead menuju Teluk Liverpool untuk menjalani uji coba penyelaman di laut terbuka. Kapal tersebut membawa 103 orang, termasuk awak kapal, perwira Angkatan Laut, teknisi, dan pekerja galangan kapal.
HMS Thetis mulai menjalani proses penyelaman. Namun, kapal mengalami kesulitan untuk tenggelam karena daya apung berlebih di bagian depan. Awak kapal kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah tabung torpedo.
Kemudian, pintu belakang tabung torpedo nomor 5 dibuka. Air laut langsung membanjiri kompartemen torpedo sehingga bagian depan kapal menjadi semakin berat. HMS Thetis kemudian menukik tajam dan menghantam dasar laut pada kedalaman sekitar 160 kaki atau 48 meter.
Kapal pengawal Grebecock dan kapal perusak Brazen mengalami kesulitan menentukan posisi pasti HMS Thetis yang tenggelam. Sementara itu, kondisi udara di dalam kapal terus memburuk akibat penumpukan karbon dioksida.
Ujung buritan HMS Thetis akhirnya terlihat menyembul di permukaan laut dengan kemiringan sekitar 40 derajat. Kemunculan buritan tersebut menjadi tanda bahwa posisi kapal telah diketahui.
Empat orang berhasil keluar hidup-hidup menggunakan alat penyelamatan bawah laut Davis Submarine Escape Apparatus (DSEA). Mereka berhasil melarikan diri melalui ruang penyelamatan dalam dua gelombang.
Namun, upaya evakuasi berikutnya tidak berhasil. Empat orang lainnya meninggal saat mencoba menggunakan fasilitas penyelamatan tersebut. Kondisi udara yang buruk akibat penumpukan CO₂ turut menghambat proses evakuasi.
Angkatan Laut Inggris (Admiralty) secara resmi mengumumkan bahwa harapan untuk menyelamatkan orang-orang yang masih terjebak di dalam HMS Thetis telah pupus. Sebanyak 99 orang dinyatakan tewas.
Penyelidikan resmi mencatat beberapa faktor yang menyebabkan tragedi tersebut. Salah satunya tersumbatnya lubang katup. Saat pengerjaan interior tabung torpedo oleh subkontraktor, lapisan enamel bitumastik menyumbat lubang kecil pada test-cock.
Ketika Letnan Frederick Woods memeriksa test-cock tabung tersebut, tidak ada air yang keluar karena lubangnya tersumbat enamel. Kondisi ini memberikan kesan bahwa tabung torpedo dalam keadaan kosong, padahal tutup luar bagian depan (bow-cap) sebenarnya masih terbuka.
Karena mengira tabung sudah kosong, pintu belakang tabung torpedo nomor 5 dibuka. Akibatnya, air laut bertekanan tinggi langsung masuk dan membanjiri bagian depan kapal.
(rdp/imk)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.