TEHERAN, iNews.id - Iran memperluas daftar target potensial militernya dengan memasukkan seluruh aset berwujud maupun tidak berwujud milik Amerika Serikat (AS) dan Israel. Langkah ini diperintahkan langsung Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei di tengah ancaman pecahnya kembali perang dengan kedua negara.
Mojtaba memerintahkan para komandan militer memperbarui basis data sasaran agar berbagai aset milik musuh dapat dijangkau angkatan bersenjata Iran. Aset tersebut mencakup kepentingan keuangan dan berbagai aset lainnya.
Peringatan itu disampaikan Mojtaba dalam pertemuan dengan jajaran tertinggi militer Iran pada Sabtu (31/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi yang pertama kali dilaporkan berlangsung antara Mojtaba dan para komandan utama angkatan bersenjata sejak perang pecah pada 28 Februari 2026.