SOLO, iNews.id - Resepsi pernikahan G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian atau Kanjeng Dimas berlangsung istimewa. Tak hanya menjadi perayaan kebahagiaan kedua mempelai, Pahargyan Dhaup AgengMangkunegaran juga menghadirkan pertunjukan seni budaya yang memiliki nilai sejarah dan makna mendalam.
Dua kesenian khas Mangkunegaran, yakni Langendriyan dengan lakon Damarwulan Jumeneng Nata dan Tari Gambyong Pareanom, menjadi bagian dari rangkaian resepsi yang digelar pada Sabtu (7/11/2026) malam.
Menariknya, kedua pertunjukan tersebut tidak dipilih semata-mata sebagai hiburan bagi para tamu undangan. Langendriyan membawa pesan tentang perjuangan dan pengorbanan dalam mendapatkan cinta sejati, sementara Gambyong Pareanom memiliki hubungan erat dengan sejarah pernikahan keluarga Mangkunegaran.
Langendriyan di Dhaup Ageng Mangkunegaran Gusti Sura dan Kanjeng Dimas. (Foto: Istimewa)