Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Jadi Korban Pelecehan Seksual saat Live TikTok, Berlliana Lovell Beri Pesan Menyentuh

Berlliana Lovell mengambil pelajaran dari dugaan pelecehan seksual saat live TikTok. Dia mengingatkan masyarakat agar bijak berkata-kata di medsos.

iNews 1 menit baca 0 komentar
Jadi Korban Pelecehan Seksual saat Live TikTok, Berlliana Lovell Beri Pesan Menyentuh
Foto: iNews

JAKARTA, iNews.id – Selebgram Berlliana Lovell menyampaikan pesan menyentuh setelah mengalami pelecehan seksual verbal saat melakukan siaran langsung atau live TikTok. Peristiwa tersebut menjadi pelajaran baginya tentang pentingnya menjaga ucapan, menghargai perasaan orang lain, serta tidak menjadikan candaan sebagai alasan untuk menyakiti sesama.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di Instagram, Berlliana Lovell mengingatkan masyarakat bahwa perkataan yang dianggap lucu oleh seseorang belum tentu bisa diterima dengan baik oleh orang lain. Terlebih, setiap orang memiliki pengalaman hidup dan trauma berbeda yang perlu dihormati.

"Sesuatu yang mungkin dianggap sebagai candaan oleh seseorang belum tentu dapat diterima dengan cara yang sama oleh orang lain mengingat setiap orang mempunyai traumanya masing-masing yang harus dijaga," tulis Berlliana dalam pernyataannya, dikutip Minggu (18/10/2026).

Berlliana Lovell dan Amat Jelangskuy saat live TikTok bareng. (Foto: Instagram)Berlliana Lovell dan Amat Jelangskuy saat live TikTok bareng. (Foto: Instagram)

Pesan tersebut menjadi salah satu hal yang disoroti Berlliana setelah persoalan yang dialaminya menjadi perhatian publik. Dia berharap kejadian itu dapat menjadi pembelajaran bersama agar masyarakat lebih bijak dalam bertutur kata, termasuk ketika berinteraksi di media sosial.

Menurut Berlliana, kebebasan berkomunikasi di ruang digital perlu disertai kesadaran untuk menghargai orang lain. Sebab, ucapan yang dilontarkan dalam sebuah siaran langsung atau kolom komentar dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan menyakiti perasaan orang yang menerimanya.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.