Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Jakarta Makin Diperhitungkan, Peringkat Kota Global Naik ke-140

Jakarta naik dari peringkat ke-159 menjadi ke-140 dalam Oxford Economics Global Cities Index 2026. Selain itu posisi Jakarta di peringkat ke-15 dunia untuk transportasi publik.

Liputan 6 2 menit baca 0 komentar
Jakarta Makin Diperhitungkan, Peringkat Kota Global Naik ke-140
Foto: Liputan 6

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut posisi Jakarta dalam Oxford Economics Global Cities Index meningkat dari peringkat ke-159 pada 2025 menjadi ke-140 pada 2026.

Peningkatan ini, menurut dia, mencerminkan perbaikan Jakarta sebagai kota global.

"Jakarta yang sebelumnya nomor 159 di tahun 2025 kemarin, alhamdulillah di tahun 2026 ini nomor 140 dari 1.000 kota dunia,” kata Pramono kepada media, Selasa (20/10/2026).

Pramono mengatakan, saat dirinya dilantik menjadi gubernur, posisi Jakarta masih berada di sekitar peringkat ke-300 dari 1.000 kota yang dinilai. Dia menilai capaian terbaru tersebut menunjukkan adanya peningkatan dalam pengelolaan pemerintahan daerah selama masa kepemimpinannya.

“Pemerintah DKI Jakarta ini dari waktu ke waktu dalam 2 tahun ini mengalami perbaikan pemerintahan. Baru dua tiga minggu yang lalu diumumkan oleh Oxford Economics Global Cities Index yang mengukur indeks kota global dunia,” tutur Pramono.

Selain peringkat kota global, Pramono menyoroti posisi Jakarta dalam pemeringkatan transportasi publik dunia. Dia menyebut Jakarta kini berada di peringkat ke-15 dunia dan peringkat ketujuh di Asia.

“Kalau di Asia, di Asia kita nomor 7. Nomor 1 itu Taiwan, nomor 2 Singapura, kemudian Shanghai, Osaka, Seoul, satu lagi baru kemudian Jakarta,” ujar Pramono.

 

Kualitas Transportas Publik Membaik

Menurut Pramono, kualitas lalu lintas Jakarta juga semakin membaik jika dibandingkan dengan sejumlah kota besar dunia, termasuk Tokyo dan Beijing.

“Itu yang menyenangkan untuk di ASEAN, kita hanya kalah dari Singapura,” kata Pramono.

Pramono menambahkan, perbaikan tersebut terlihat dari perkembangan transportasi Jakarta yang menurutnya sudah hampir 93 persen lebih baik. Namun, dia tidak merinci indikator maupun metode pengukuran yang digunakan untuk angka tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.