JAKARTA, iNews.id - Kebiasaan mencari film gratis melalui media sosial ternyata bisa membawa pengguna internet ke persoalan yang lebih serius. Di balik tautan film bajakan yang beredar, ada potensi bahaya berupa paparan situs judi online (judol), pornografi, hingga risiko kehilangan uang.
Temuan tersebut terungkap dalam riset bertajuk 'Pintu Masuk Pembajakan Streaming' yang diluncurkan Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI) bersama Badan Perfilman Indonesia (BPI). Penelitian ini mengungkap media sosial menjadi salah satu jalur utama masyarakat menemukan akses menuju situs pembajakan.
Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI), Fauzan Zidni, mengatakan promosi situs pembajakan kerap dilakukan melalui berbagai platform media sosial. Pengguna yang tertarik menonton film atau serial secara gratis kemudian diarahkan untuk meng-klik tautan lain guna mengakses konten yang dicari.
BPI X AVISI. (Foto: Mei Sada Sirait)