Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Jateng Kirim 10 Atlet ke Pesonas 2026, Targetkan Prestasi Gemilang

Jawa Tengah siap berprestasi di Pesonas II 2026 NTT dengan 10 atlet disabilitas. Gubernur Luthfi dukung penuh pengembangan potensi mereka.

Detik 3 menit baca 0 komentar
Jateng Kirim 10 Atlet ke Pesonas 2026, Targetkan Prestasi Gemilang
Foto: Detik

Jakarta - Jawa Tengah membidik prestasi gemilang dalam Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 10 atlet akan mewakili Jateng dalam ajang olahraga bagi penyandang disabilitas intelektual yang berlangsung pada 14-18 Oktober 2026.

Kontingen Special Olympics Indonesia (SOIna) Jawa Tengah yang berjumlah 31 orang dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur Jateng, hari ini. Selain 10 atlet, kontingen tersebut terdiri atas enam pelatih dan 15 ofisial.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memberikan dukungan dan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas agar dapat mengembangkan potensi serta meraih prestasi.

"Kita semua dilahirkan sama, dan kita punya hak untuk hidup dan berkarya yang sama dengan masyarakat pada umumnya," kata Luthfi dalam keterangan tertulis, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, keterbatasan yang dimiliki seseorang tidak boleh menjadi penghalang untuk berkarya. Karena itu, Pemprov Jateng terus mendorong pembinaan atlet disabilitas sekaligus pemberdayaan agar mereka dapat hidup mandiri.

Dukungan tersebut tidak hanya diberikan melalui bidang olahraga. Pemprov Jateng juga mendorong penyediaan kesempatan kerja dan pelatihan keterampilan bagi penyandang disabilitas, di antaranya melalui balai latihan kerja (BLK) yang terintegrasi dengan program Kecamatan Berdaya.

Luthfi meminta organisasi terkait dan perangkat daerah, termasuk Dinas Sosial serta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), turut memperkuat upaya pemberdayaan tersebut. Kepada para atlet yang akan bertanding di NTT, Luthfi berpesan agar mereka menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga nama baik daerah.

"Andalah duta Provinsi Jawa Tengah. Jaga nama Provinsi Jawa Tengah," pesannya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Jawa Tengah Aria Chandra mengatakan kontingen Jateng akan mengikuti lima cabang olahraga, yakni atletik, tenis meja, bulu tangkis, bocce, dan renang.

Persiapan dilakukan secara bertahap sejak seleksi tingkat kabupaten/kota pada 2025. Setelah melalui proses penetapan delegasi dan pelatihan mandiri, para atlet mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) di Semarang pada 9-13 Oktober 2026.

Pemprov Jateng juga memfasilitasi kebutuhan kontingen, mulai dari akomodasi dan kebutuhan atlet hingga pelaksanaan pemusatan latihan. Persiapan tersebut turut mendapat dukungan dari sejumlah mitra dan sponsor.

"Yang jelas pemerintah provinsi dukung penuh. Kami berharap anak-anak ini dapat meraih juara, kemudian mereka juga dapat mengeluarkan secara maksimal kemampuan mereka," ujar Aria.

Jawa Tengah memiliki modal prestasi untuk menghadapi ajang tersebut. Pada Pesonas pertama yang digelar di Semarang pada 2022, Jateng berhasil menjadi juara umum setelah mengumpulkan 88 medali, terdiri atas 36 emas, 30 perak, dan 22 perunggu.

Ketua SOIna Jawa Tengah Kristijani Kirana berharap pencapaian tersebut dapat memotivasi para atlet untuk kembali mengukir prestasi. Menurutnya, para atlet telah menjalani latihan sejak ditetapkan sebagai wakil Jawa Tengah.

"Kami ingin semua yang berangkat dapat emas," ujarnya.

Optimisme juga datang dari Nael, atlet tenis meja berusia 20 tahun yang akan menjalani debut di Pesonas. Meski mengaku tegang menghadapi pertandingan, ia terus mempersiapkan diri dengan berlatih setiap hari.

Kecintaannya terhadap tenis meja menjadi salah satu alasan Nael menekuni cabang olahraga tersebut. Ia berharap latihan yang dijalaninya dapat membuahkan hasil saat bertanding di NTT. Dalam debutnya itu, Nael menargetkan medali emas sekaligus ingin memberikan hasil terbaik bagi kontingen Jawa Tengah. (akn/ega)

Berita selengkapnya tentang Kunjungi

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.