Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Jelang Hari Santri, Pagar Nusa NU Gandeng DPN Bekali 2.000 Kader Ilmu Hukum

Pagar Nusa dan DPN Indonesia tandatangani nota kesepahaman untuk beasiswa PKPA bagi 2.000 kader. Dukungan hingga sumpah advokat untuk kader berprestasi.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Jelang Hari Santri, Pagar Nusa NU Gandeng DPN Bekali 2.000 Kader Ilmu Hukum
Foto: Detik

Jakarta -

Pimpinan Pusat Pagar Nusa menggandeng Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia untuk menyiapkan beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) terhadap 2.000 kader. Kader terpilih dan berprestasi akan berkesempatan mendapat dukungan lanjutan hingga tahap sumpah advokat.

Berdasarkan keterangan yang diterima, Rabu (21/10/2026), nota kesepahaman kedua pihak itu ditandatangani di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta, pada Jumat (16/10/2026). Ketua Umum PP Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen menyebut kerja sama ini sebagai kado menjelang Hari Santri. Dia berharap pendidikan hukum dapat memperkuat pengabdian kader dalam membantu masyarakat memperjuangkan haknya.

Menurut Nabil, kehormatan seorang pendekar terletak pada kesanggupannya menggunakan kekuatan untuk melindungi. Tanggung jawab itu juga membutuhkan kemampuan memahami hukum, menjernihkan persoalan, dan memperjuangkan hak melalui jalan yang beradab.

Dia menekankan pentingnya pendampingan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan pengetahuan maupun biaya. Kehadiran pendamping hukum diharapkan membantu warga mendapatkan kesempatan memperoleh keadilan.

Pagar Nusa dan DPN Indonesia menandatangani nota kesepahaman untuk beasiswa PKPA bagi 2.000 kader.Pagar Nusa dan DPN Indonesia menandatangani nota kesepahaman untuk beasiswa PKPA bagi 2.000 kader. (Foto: Dok. Istimewa)

Karpet Merah untuk Kader Terpilih

Presiden DPN Indonesia Faizal Hafied buka suara terkait dukungan pendidikan profesi hukum bagi kader Pagar Nusa. Dia memandang pengabdian Pagar Nusa dalam menjaga kiai, agama, dan bangsa dapat diperkuat melalui kemampuan memberikan perlindungan hukum.

Program beasiswa PKPA ditargetkan menjangkau 2.000 kader. Dari peserta tersebut, kader terpilih dan berprestasi berkesempatan memperoleh dukungan lanjutan untuk mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA) hingga pengambilan sumpah advokat dan penerbitan Berita Acara Sumpah (BAS).

Dengan demikian, "karpet merah" hingga BAS diperuntukkan bagi peserta terpilih dan berprestasi. Dukungan lanjutan tersebut tidak otomatis diberikan kepada seluruh 2.000 penerima beasiswa PKPA.

PBNU Sambut Baik

Katib Syuriah PBNU KH Ahmad Sudrajat menyampaikan PBNU menyambut baik upaya penguatan kesadaran hukum kader Pagar Nusa. Menurutnya, kerja sama ini menjadi momentum untuk membekali kader Pagar Nusa yang juga merupakan kader Nahdlatul Ulama agar dapat memperluas pengabdian kepada masyarakat.

Acara itu juga diwarnai peragaan jurus pencak silat. Di sela sambutannya, Nabil juga memperkenalkan Ketua Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum (LABH) PP Pagar Nusa Dr. Ahmad Muzakka, S.H., M.H. Nabil kemudian meminta Muzakka memperagakan sejumlah gerakan jurus Pagar Nusa. Peragaan tersebut disambut tepuk tangan hadirin.

(yld/isa)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.