Klaten -
Polisi menangkap sopir truk inisial LH (33) terkait kasus tabrak lari yang menewaskan pasutri di Tol Jogja-Solo wilayah Karanganom, Klaten pada Jumat (2/10). Sebelum kabur, LH ternyata sempat turun mengecek korban.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Polisi menangkap sopir truk terkait kasus tabrak lari yang menewaskan pasutri di tol wilayah Karanganom, Klaten. Sebelum kabur, LH sempat turun mengecek korban.
Klaten -
Polisi menangkap sopir truk inisial LH (33) terkait kasus tabrak lari yang menewaskan pasutri di Tol Jogja-Solo wilayah Karanganom, Klaten pada Jumat (2/10). Sebelum kabur, LH ternyata sempat turun mengecek korban.
"Turun, lihat kok sudah tidak bergerak. Takut dan panik karena saya sendiri, saya terus," jelasnya kepada detikJateng di Unit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten, dilansir detikJateng, Senin (5/10/2026).
Ia yang panik kemudian meninggalkan jasad pasangan suami istri inisial JN dan AS warga Cilandak, Jakarta, itu. LH hanya melanjutkan perjalanannya menuju Cilacap untuk mengambil aspal.
Usai mengambil aspal, LH juga kembali pulang menuju Surabaya. Namun, ia pulang melalui jalur nontol.
"Saya balik lewat bawah. Sempat kepikiran mau lapor tapi aspal harus saya antar dulu, makanya saya ndak pergi," terangnya.
Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap sopir truk pelaku tabrak lari yang menewaskan JN dan AS warga Cilandak, Jakarta. Pasutri itu tertabrak saat mengganti ban mobilnya yang kempes.
"Kejadiannya (kecelakaan) Jumat pagi (2/10) pukul 03.00 WIB di Km 16. Mendapat informasi, kita langsung mendatang lokasi," ungkap Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Klaten Iptu Ryan Dwi Prabowo saat ditemui detikJateng di kantornya, Minggu (4/10/2026) sore.
Baca selengkapnya di sini
(idh/dhn)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.