ASAHAN, iNews.id – Sebaran kabut asap pekat imbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Sumatra Selatan dan Kalimantan kini mulai menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Utara, termasuk di Kabupaten Asahan. Fenomena udara buruk tersebut telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dan berdampak pada aktivitas warga.
Jarak pandang dilaporkan hanya satu kilometer. Selain itu, indeks kualitas udara memburuk hingga memicu gangguan kesehatan seperti iritasi mata perih dan sesak napas pada warga.
Menanggapi bencana asap lintas wilayah ini, Gubernur Sumatra Utara Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa pihak pemerintah provinsi bergerak cepat dengan merencanakan Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).