Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Kalah Telak di Pemilu, Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Republik di DPR AS

Ketua DPR AS Mike Johnson mundur dari pimpinan Partai Republik setelah kekalahan Partai dalam pemilu sela.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Kalah Telak di Pemilu, Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Republik di DPR AS
Foto: Detik

Jakarta -

Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Mike Johnson mundur dari posisi pemimpin Partai Republik menyusul kekalahan telak partainya dalam pemilu sela. Juru bicara Johnson mengonfirmasi kabar tersebut.

Dilansir AFP Kamis (5/11/2026), Johnson merupakan tokoh Partai Republik dengan jabatan tertinggi setelah Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance. Dia juga berada di urutan kedua dalam garis suksesi kepresidenan AS.

Saat ditanya apakah laporan mengenai rencana pengunduran diri Johnson benar, juru bicaranya menjawab melalui email dengan satu kata: "Benar."

Politikus Partai Republik asal Louisiana berusia 54 tahun itu telah menyampaikan keputusannya kepada para staf pada Rabu pagi. Keputusan tersebut diambil sehari setelah Partai Demokrat berhasil merebut kendali atas kedua kamar Kongres. Partai Demokrat melakukan penolakan besar-besaran terhadap Partai Republik dan kebijakan Trump.

Johnson memimpin DPR sejak Oktober 2023. Saat itu, dia muncul sebagai kandidat kompromi setelah berminggu-minggu terjadi perselisihan internal Partai Republik menyusul pencopotan pendahulunya, Kevin McCarthy.

Dia sebelumnya gencar berkampanye untuk mempertahankan mayoritas tipis Partai Republik di DPR. Johnson juga sempat mengisyaratkan akan tetap memimpin partainya meskipun Demokrat berhasil mengambil alih kendali DPR.

Keputusannya untuk tidak mencalonkan diri sebagai pemimpin minoritas membuka jalan bagi persaingan antara Pemimpin Mayoritas DPR saat ini, Steve Scalise, dan Ketua Komite Kehakiman Jim Jordan. Keduanya merupakan sesama politikus konservatif dan pendukung setia Trump.

Trump memuji kepemimpinan Johnson dan mengatakan tidak akan ikut campur dalam persaingan mencari penggantinya. Pemungutan suara diperkirakan berlangsung pada Selasa pekan depan.

"Namun, ketua DPR itu luar biasa. Orang-orang yang bekerja di bawahnya juga luar biasa. Mereka semua orang baik," kata Trump kepada wartawan.

Johnson berhasil terpilih kembali sebagai anggota DPR dari Louisiana. Keputusannya tersebut bukan berarti dia langsung mengundurkan diri dari jabatan ketua DPR atau meninggalkan Kongres.

Sementara itu, Pemimpin Partai Demokrat di DPR Hakeem Jeffries secara resmi meminta dukungan rekan-rekannya pada Rabu (4/11) untuk menjadi ketua DPR berikutnya. Dia secara luas diperkirakan akan mendapatkan posisi tersebut ketika Kongres baru mulai bersidang pada Januari.

Jika terpilih, Jeffries akan menjadi orang kulit hitam pertama dalam sejarah AS yang menjabat sebagai ketua DPR.
Jeffries berjanji menjadikan keterjangkauan biaya hidup dan akuntabilitas sebagai prioritas utama.

"Masa ketika DPR berfungsi seperti anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki pemerintahan Trump telah berakhir," tulisnya dalam surat kepada anggota DPR dari Partai Demokrat.

"Kami akan meminta para penjahat bertanggung jawab," tambahnya, seraya menjanjikan langkah-langkah terkait biaya layanan kesehatan, tarif, dan perang Iran.

(aik/aik)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.