JAKARTA, iNews.id - Kantor dengan desain estetik, kursi ergonomis, pencahayaan yang nyaman, hingga sudut kerja yang Instagramable kerap menjadi impian banyak pekerja muda. Namun, benarkah kantor yang nyaman dan enak dipandang otomatis membuat karyawan lebih produktif?
Jawabannya, tidak sesederhana itu. Desain dan kenyamanan ruang kerja memang perlu diperhatikan, tetapi ada faktor lain yang tak kalah penting, mulai dari kebutuhan karyawan, pola kerja, budaya perusahaan, hingga kemudahan berkolaborasi.
Workspace atau ruang kerja bukan sekadar tempat untuk duduk di depan laptop selama delapan jam. Ruang tersebut juga menjadi tempat karyawan berdiskusi, bertukar ide, menyelesaikan pekerjaan, dan membangun hubungan dengan rekan satu tim.
DFL Conference 2026. (Foto: Istimewa)