Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Kapal Punya Banyak Sekoci, Tapi Seribu Penumpang Justru Tewas

Korban tewas dari kecelakaan ini mencapai 1.000 orang, padahal kapal memiliki banyak sekoci.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Kapal Punya Banyak Sekoci, Tapi Seribu Penumpang Justru Tewas
Foto: Detik

Jakarta -

Tenggelamnya kapal RMS Empress of Ireland pada 1914 di Sungai St. Lawrence, Quebec, Kanada adalah peristiwa yang memilukan. Pasalnya, korban tewas dari kecelakaan ini mencapai 1.000 orang, padahal kapal memiliki banyak sekoci.

Dikutip dari laman resmi pemerintah Kanada, kapal penumpang RMS Empress of Ireland tenggelam pada 29 Mei 1914 di Sungai St. Lawrence, Quebec, Kanada.

Semua bermula pada dini hari tanggal 29 Mei 1914. Kapal RMS Empress of Ireland sedang melintasi Sungai St. Lawrence dekat Rimouski (Pointe-au-Père), Quebec. Kapal penumpang ini bertabrakan dengan kapal pengangkut batu bara berbendera Norwegia, SS Storstad.

Lambung kapal RMS Empress of Ireland dihantam langsung oleh SS Storstad. Setelah terhantam, kapal miring ke samping dan tenggelam ke dasar sungai hanya dalam waktu 14 menit.

Bencana ini menewaskan 1.012 orang dari total 1.477 penumpang dan awak yang berada di atas kapal. Peristiwa ini menjadi bencana maritim terparah dan paling mematikan dalam sejarah Kanada.

Punya Banyak Sekoci Tapi Banyak Korban Jiwa

Ironinya, kapal RMS Empress of Ireland memiliki sekoci dan peralatan penyelamat jiwa yang sangat banyak. Bahkan total kapasitas sekoci yang disediakan melebihi jumlah seluruh penumpang dan awak kapal saat pelayaran tersebut

Berdasarkan sertifikat pemeriksaan keselamatan (Board of Trade Surveyor's Certificate), kapal ini dilengkapi dengan 16 sekoci utama berbahan baja yang mampu menampung 764 orang. Kemudian, 20 sekoci lipat Engelhardt yang mampu menampung 920 orang.

Total kapasitas sekoci lebih dari 1.860 hingga 1.965 orang. Kapasitas ini jauh melampaui total 1.477 penumpang dan awak yang berada di atas kapal pada malam tragedi.

Meskipun sekoci yang tersedia sangat banyak, tragedi ini tetap memakan banyak korban jiwa akibat dua kondisi darurat.

Pertama, setelah dihantam kapal SS Storstad, RMS Empress of Ireland miring secara cepat dan parah ke sisi kanan (starboard). Hal ini membuat seluruh sekoci di sisi kiri (port) sama sekali tidak bisa diturunkan ke laut.

Kedua, kapal terbalik dan tenggelam sepenuhnya hanya dalam waktu 14 menit. Akibatnya, hanya sekitar 6 sekoci di sisi kanan yang sempat diluncurkan ke air sebelum kapal tenggelam.

(rdp/imk)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.