Siak -
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat memberikan sejumlah arahan kepada seluruh jajarannya. Salah satu poin utama adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melakukan patroli berbasis intelijen.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat mengarahkan jajaran untuk mencegah karhutla dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Siak -
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat memberikan sejumlah arahan kepada seluruh jajarannya. Salah satu poin utama adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melakukan patroli berbasis intelijen.
Hal itu disampaikan Irjen Arman saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Polres Siak, Kamis (29/10/2026). Meski Provinsi Riau dinyatakan zero karhutla, namun Kapolda meminta jajaran untuk terus mewaspadai munculnya kembali kebakaran hutan dan lahan.
Dalam arahannya, Kapolda juga menekankan bahwa transformasi Polri harus diwujudkan melalui perubahan pola pikir dan cara bertindak personel. Menurutnya, kepolisian tidak boleh hanya mengedepankan kewenangan, tetapi harus mengutamakan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat yang sejalan dengan visi Kapolri 'Polisi Bersama Masyarakat'.
"Setiap personel harus mengutamakan pelayanan yang humanis, profesional, adil, dan tidak diskriminatif, serta terus mengikis kesenjangan antara Polri dan masyarakat," ujar Irjen Arman.
Kapolda juga menginstruksikan para kapolsek dan Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan kehadiran di tengah masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendeteksi sejak dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat meminta kapolsek dan Bhabinkamtibmas aktif turun ke lapangan Foto: dok. Istimewa |
Salah satu perhatian yang disorot ialah potensi konflik sosial terkait perselisihan lahan perkebunan. Personel diminta menangani persoalan tersebut secara persuasif, objektif, dan tidak memihak.
Arman menegaskan, kedekatan Polri dengan masyarakat perlu dibangun melalui pelayanan nyata dan keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial maupun keagamaan. Sinergi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat, dan tokoh agama juga dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Siak.
"Polri berkomitmen untuk terus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan. Kami mengajak Pemda, Forkopimda, serta para tokoh adat dan agama untuk bahu-membahu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan harmonis," tutupnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda juga meminta seluruh jajaran memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkoba. Personel juga diingatkan agar bijak menggunakan media sosial dan tetap menghormati adat serta kearifan lokal masyarakat Siak.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Riau Ny Peppy Arman Achdiat meninjau sejumlah kegiatan Bhayangkari di Siak. Peninjauan meliputi Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), kegiatan UMKM Bhayangkari, Posyandu, serta pemeriksaan kesehatan.
(mea/ygs)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.