Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Kapolri Suyudi Didorong Selesaikan PR Penegakan Hukum

Jenderal Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri, menghadapi tantangan penegakan hukum dan reformasi organisasi.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Kapolri Suyudi Didorong Selesaikan PR Penegakan Hukum
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Pemerhati isu-isu kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, menyatakan bahwa pekerjaan rumah (PR) paling besar Kapolri baru adalah penegakan hukum.

”PR paling besar di Polri saat ini terkait dengan penegakan hukum yang masih tebang pilih dan rawan konflik kepentingan,” ucap Bambang saat dihubungi oleh awak media dikutip pada Sabtu (3/10).

Menurut Bambang, PR besar tersebut hanya bisa diselesaikan oleh pimpinan Polri yang mengerti persoalan di level akar rumput.

Selain itu, perlu sikap yang jelas dari pimpinan  Polri, yakni berjarak dengan segala kepentingan di luar penegakan hukum, termasuk kepentingan politik dan personal. Sehingga penegakan hukum dapat berjalan tanpa gangguan.

Selain penegakan hukum, Suyudi sebagai kapolri baru juga perlu menyelesaikan berbagai persoalan terkait dengan organisasi Korps Bhayangkara.

Termasuk di antaranya reformasi kultural yang sampai saat ini dinilai belum tuntas. Kemudian tantangan kemajuan zaman dan teknologi juga perlu diperhatikan oleh institusi kepolisian.

”Ini penting karena masyarakat pasti akan lebih melek dengan informasi. Akan menjadi problem bila jajaran Polri tidak segera beradaptasi dengan ekspektasi masyarakat yang tinggi,” jelasnya.

Di luar itu, Bambang menyatakan bahwa dari kepemimpinan Kapolri lama, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ada beberapa hal yang juga patut diapresiasi dan diteruskan. 

Salah satunya Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Polri. Menurut Bambang, UU tersebut adalah salah satu prestasi Sigit. Sebab sudah lebih dari 2 dekade UU Polri tidak direvisi. 

”Disahkannya Revisi UU Polri adalah salah satu prestasi kepemimpinan LSP (Listyo Sigit Prabowo). Makanya pergantian ini adalah hal yang sangat wajar. Presiden pasti sudah melakukan pertimbangan-pertimbangan sebelumnya,” terang dia. 

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.