JAKARTA, iNews.id - Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan menghadapi dua kendala utama, yakni sulitnya akses menuju lokasi kebakaran dan terbatasnya sumber air saat musim kemarau. Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan upaya pemadaman terus dilakukan, termasuk pada malam hari.
Kepala Balai Pengendalian Karhutla Wilayah Kalimantan Yudo Shekti Mutiko mengatakan pemadaman juga melibatkan masyarakat melalui pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA), sesuai penugasan dari Menteri Kehutanan.
“Pemadaman terus dilakukan. Apalagi juga Pak Menteri kan juga menugaskan kami untuk membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) dan juga melibatkan masyarakat itu di kegiatan-kegiatan pemadaman,” kata Yudo, Minggu (11/9/2026).