Jakarta -
Influencer Fira Assegaf atau yang dikenal dengan nama Sashfir telah melapor ke polisi setelah mengalami dugaan pelecehan saat menggunakan toilet restoran di Senopati, Jakarta Selatan (Jaksel). Kasus tersebut kini naik ke penyidikan.
"Saat ini perkara dalam penanganan unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada tahap penyidikan," ujar Kasi Humas Polres Metro Jaktim AKP Joko saat dimintai konfirmasi, Minggu (11/10/2026).
AKP Joko mengatakan saksi-saksi telah diperiksa. Polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
"Kemudian terhadap terlapor telah didengar keterangan sebagai saksi dan dalam perkara ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya.
Sebelumnya, Sashfir menceritakan dugaan pelecehan itu lewat akun Instagram @sashfir. Dia mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada April 2026. Dia mengaku sempat memendam kejadian tersebut selama beberapa bulan sebelum akhirnya memberanikan diri untuk bersuara ke publik.
"Selama beberapa bulan terakhir, aku memendam sesuatu yang mengubah hidupku. Pada bulan April lalu, aku menjadi korban pelecehan seksual berupa perekaman diam-diam (voyeurism) di area toilet perempuan sebuah restoran di Senopati. Dan hari ini, untuk pertama kalinya, aku merasa siap untuk bersuara," tulis Sashfir dalam unggahannya, Sabtu (10/10). detikcom telah meminta izin kepada Sashfir untuk mengutip pernyataannya.
Sashfir mengaku sangat terpukul dan miris saat mengetahui latar belakang terduga pelaku. Terlebih, pelaku diketahui telah berkeluarga.
"Yang paling membuatku miris adalah kenyataan bahwa pelakunya merupakan seorang suami sekaligus ayah dari seorang anak perempuan. Sebagai seorang suami dan ayah, ia seharusnya memahami betapa pentingnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi perempuan. Namun, ia justru melakukan tindakan tersebut terhadap perempuan lain," ungkapnya.
Sashfir menyatakan saat ini dirinya sudah berada dalam kondisi yang stabil. Dia menyakini keberanian untuk bersuara adalah salah satu langkah untuk melindungi diri sendiri, sekaligus harapan agar tidak ada yang mengalami hal serupa.
(dvp/haf)