JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman memastikan bakal ada evaluasi pasca peristiwa polisi tembak polisi di Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat pekan lalu (16/10). Dia mengaku baru menerima informasi awal.
”Saya masih cari informasi yang lebih akurat, nanti pasti akan dievaluasi, pasti akan dievaluasi,” kata dia saat ditanyai oleh awak media pada Senin (19/10).
Menurut Dudung, memang perlu perlakuan ekstra terhadap jajaran di bawah. Termasuk terkait dengan persoalan yang mungkin terjadi antar anggota.
Dia menekankan bahwa atas atau pimpinan juga harus siap mendengar ketika anak buah bercerita.
”Sehingga kalau ada masalah-masalah pribadi, harus lapor kepada atasannya, kepada pimpinannya. Jangan melakukan tindakan-tindakan dengan emosi tidak terkontrol yang akhirnya seperti itu,” sesalnya.
Selain mencari tahu informasi lebih terperinci terkait dengan peristiwa berdarah itu.
Dudung menyatakan bahwa pihaknya juga akan melihat lebih jauh beberapa aspek dalam tahap seleksi dan rekrutmen personel. Khususnya terkait dengan ideologi dan psikologi.
”Sistem rekrutmen entah ideologi, psikologi itu pasti akan sangat dominan. Kita lihat gejala-gejalanya seperti itu,” ucap dia.
Merujuk laporan awal, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.40 WIB di ruang pemadam kebakaran Ditpoludara, Pondok Cabe, Tangsel.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa dugaan pembunuhan bermula dari persoalan pribadi antara korban dan terduga pelaku.