Jakarta -
Kecelakaan melibatkan mobil Honda Mobilio dan pikap terjadi di Jalan Rasuna Said, tepatnya di depan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia, Jakarta Selatan, hingga satu orang tewas dan lima lainnya terluka. Kecelakaan dipicu oleh sopir Mobilio yang ngebut.
"Sementara karena kecepatan tinggi kendaraan dari olah TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kasilaka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, kepada wartawan, Kamis (22/10/2026).
Pihak kepolisian juga melakukan tes urine terhadap pengemudi Mobilio berinisial KMS. Polisi masih menunggu hasil tes urine tersebut.
"Untuk pengemudi sudah dites urine di rumah sakit masih menunggu hasil tes urine dari pengemudi Mobilio. Dugaan sementara pengemudi ngebut, sambil nunggu hasil tes urine dan CCTV di TKP," jelasnya.
Peristiwa itu terjadi pada pukul 01.10 WIB tadi. Kecelakaan bermula saat mobil Honda Mobilio yang dikemudikan KMS melaju dari arah selatan menuju utara. Sesampai di lokasi, Mobilio itu menabrak pikap yang dikemudikan NU di depannya.
"Sehingga kendaraan pikap terguling ke kiri dengan posisi akhir kedua roda sebelah kanan berada di atas," kata Kompol Kharisma.
Akibat kecelakaan itu, penumpang mobil pikap berinisial M meninggal dunia di RS Tebet. Selain itu, lima orang terluka akibat kecelakaan itu.
Kelima korban luka adalah pengemudi pikap N terluka pada bagian dada dan kepala; penumpang pikap berinisial J luka pada bagian kaki kiri dan tangan kanan; pengemudi Mobilio berinisial KMS luka pada bagian pelipis kanan; penumpang Mobilio berinisial F luka pada bagian tangan dan kaki; dan penumpang Mobilio SA luka pada bagian kepala dan kritis.
(wnv/mea)