Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Keluarga Ungkap Sosok Ojol Dilindas BYD: Pekerja Keras, Suka Ajak Main Cucu

Hasan Syukur, pengemudi ojol yang dilindas mobil BYD, dinilai sebagai sosok pekerja keras. Hasan kini dalam perawatan setelah mengalami kecelakaan serius.

Detik 3 menit baca 0 komentar
Keluarga Ungkap Sosok Ojol Dilindas BYD: Pekerja Keras, Suka Ajak Main Cucu
Foto: Detik

Jakarta -

Keluarga mengungkapkan sosok Hasan Syukur (56), pengemudi ojek online (ojol) yang dilindas mobil BYD dalam peristiwa kecelakaan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel). Menantu Hasan, Eko Priyono (34), menyebut ayah mertuanya merupakan sosok pekerja keras bagi keluarga.

"Bapak sih pekerja keras ya. Ya tiap hari kerja, udah tua juga disuruh di rumah aja nggak mau," kata Eko saat ditemui RS Fatmawati Jakarta Selatan, tempat Hasan menjalani perawatan, Senin (26/10/2026).

Eko mengungkapkan keluarga sudah meminta Hasan untuk tinggal di rumahnya di Serang, Banten. Namun, kata dia, Hasan ingin tetap merantau ke Jakarta

"Kalau disuruh di rumah sama, sama istri aja nggak mau. Penginnya masih merantau aja," katanya.

Eko menyebut Hasan selalu memberikan penghasilan sebagai ojol kepada sang istri. Selain itu, Hasan juga sering mengajak cucu-cucunya berlibur dengan penghasilan yang didapat dari pekerjaannya sebagai ojol.

"Paling (penghasilannya) buat istri, kadang buat balik juga, buat main sama anak cucu gitu. Iya, liburan gitu," katanya.

Hasan meninggalkan istri, anak, serta 2 cucunya di Serang untuk bekerja di Ibu Kota. Selama bekerja di Jakarta, Eko mengungkap Hasan tinggal di Cengkareng, Jakarta Barat.

"(Tinggalnya) di Cengkareng, Jembatan Baru," ungkapnya.

Eko juga mengungkap kondisi ayah mertuanya setelah mengalami kecelakaan hebat dilindas mobil BYD. Eko menyebut Hasan mengalami patah kaki hingga paru-paru bocor.

"Patah yang kaki. Kalau yang bagian badan pada retak sama itu, paru-parunya ada yang kena bocorlah sedikit gitu," kata Eko.

Setelah menjalani perawatan beberapa hari, Eko mengungkap kondisi Hasan kini dalam keadaan stabil. Meski begitu, Eko menyebut Hasan masih belum bisa bicara.

"Kalau keadaan sih stabil, cuman bapak sekarang belum bisa bicara. Dikarenakan masih dalam obat penenang, soalnya habis dioperasi. Dan sekarang saat ini juga bapak lagi demam. Harus apa, obat antibiotiknya harus dikasih lebih tinggi lagi. Jadinya bapak belum bisa bicara sama sekali. Kalau keadaan mah stabil katanya," ujarnya.

Kecelakaan hingga tubuh Hasan terlindas terjadi pada Jumat (23/10) pukul 16.48 WIB. Mobil BYD itu dikemudikan pria berinisial S (46).

Peristiwa bermula saat mobil BYD tersebut menabrak Honda Brio bernomor polisi B-2967-NGY yang melaju searah di depannya. Mobil BYD kemudian oleng ke kiri dan menabrak Honda Beat A-3867-DD yang dikendarai korban ojol serta mobil Wuling B-1835-ERZ.

Polisi telah menetapkan S sebagai tersangka. Polisi mengungkap Sopir BYD mengaku melamun dan mengantuk saat berkendara.

"Jadi hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan melamun, ngantuk," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi, Senin (26/10).

Pelaku mengaku menginjak gas mobil hingga hilang kendali. Pelaku kemudian panik hingga berujung menabrak mobil dan melindas ojol di lokasi.

"Terinjak gas, kemudian panik kaget, hilang kontrol, gasnya semakin terinjak. Kita juga masih mau mendalami terkait dgn fungsi gas dan rem dari kendaraan. Apakah ada permasalahan pada kendaraan tersebut," ujar Adiel.

(rfs/rfs)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.