JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan yang berkontribusi dalam memajukan pendidikan.
Penghargaan ini menyasar sosok inspiratif, guru berdedikasi di wilayah dengan berbagai keterbatasan, hingga pendidik yang berperan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Mengusung tema "Guru Menginspirasi, Anak Negeri Berprestasi", Anugerah GTK 2026 menyediakan tiga kategori penghargaan, yakni GTK Inspiratif, GTK Dedikatif, dan Guru Lintas Iman. Melalui ajang tersebut, Kemenag ingin memberikan pengakuan atas berbagai bentuk pengabdian guru, baik di lingkungan pendidikan maupun di tengah masyarakat.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada guru tidak akan pernah sebanding dengan pengorbanan mereka.
"Namun, yang lebih penting adalah bagaimana para guru mendapatkan pengakuan atas pengabdian mereka kepada negara melalui pendidikan, sekaligus atas peran mereka di tengah masyarakat," tutur Amien, Sabtu (7/11).
Kategori GTK Inspiratif terbuka bagi guru RA, MI, MTs, dan MA, kepala RA atau madrasah, pengawas, serta tenaga administrasi, laboratorium, dan perpustakaan.
Penghargaan ini ditujukan kepada mereka yang menghasilkan gagasan, praktik, maupun inovasi yang memberikan inspirasi bagi lingkungan pendidikan.
Berbeda dengan kategori tersebut, GTK Dedikatif menyasar guru, kepala madrasah, serta ketua KKG, MGMP, MGBK, KKRA, KKM, dan Pokjawas yang mengabdi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), daerah perbatasan, kawasan minoritas, serta lingkungan inklusi.
Kategori ini juga memberikan ruang apresiasi bagi penggerak komunitas yang aktif memperkuat kualitas pendidikan.