Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Kemenkes Kirim 2.106 Nakes ke Wilayah Terdampak Karhutla, Catat Nomor Darurat Ini Bila Butuh Bantuan

Kemenkes mengirim 2.106 tenaga kesehatan dan alat kesehatan ke tujuh provinsi terdampak karhutla di Kalimantan dan Sumatra.

Jawa Pos 1 menit baca 0 komentar
Kemenkes Kirim 2.106 Nakes ke Wilayah Terdampak Karhutla, Catat Nomor Darurat Ini Bila Butuh Bantuan
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengirimkan 2.106 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi terdampak bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan dan Sumatra hingga 12 Oktober 2026.

Rinciannya, 40 personel ke Kalimantan Selatan, 487 personel ke Kalimantan Tengah, 121 personel ke Kalimantan Barat, dan 5 personel ke Kalimantan Timur.

Lalu, 862 personel ke Jambi, 209 personel ke Riau, dan 382 personel ke Sumatera Selatan. Tenaga kesehatan yang dikirim di antaranya dokter, perawat, bidan, hingga epidemiolog.

Kemenkes juga mengirimkan dukungan alat kesehatan ke tujuh provinsi terdampak karhutla.

“Terdiri dari 2.450.040 pcs masker, 47 unit oxygen concentrator (OC), 1.000 pasang handscoon, 36 tabung oxycan, 100 pcs faceshield, 8 pcs alat pelindung diri (APD), dan 350 dus Pemberian Makanan Tambahan (PMT),” demikian keterangan Kemenkes dari Badan Komunikasi Pemerintah, Selasa (13/10).

Secara khusus, Kemenkes juga disebut telah mendistribusikan alat kesehatan ke pusat-pusat krisis kesehatan di Sumsel, Kalsel, Kalteng, Riau, Jambi, Kaltim, dan Kalbar.

Hingga 12 Oktober 2026, telah dikirimkan 397.000 lembar masker, 233 unit OC, 40.000 pasang handscoon, 4.900 lembar APD, dan 3 unit air purifier.

Kemenkes juga memastikan bahwa seluruh dinas kesehatan di tujuh provinsi itu telah menyiagakan tim kesehatan di posko-posko dan alat kesehatan.

Saat ini, Kemenkes menyiapkan pos pelayanan kesehatan di 1.691 puskesmas dan 87 labkesmas untuk pengujian kualitas udara. Pusat Layanan Keselamatan atau public safety center bisa diakses warga melalui nomor 119.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.