Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Kemenkes Targetkan Renovasi 8.001 Puskesmas di Seluruh Indonesia Mulai 2027

Kementerian Kesehatan menargetkan renovasi puskesmas dan RSUD mulai 2027 untuk meningkatkan layanan kesehatan.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Kemenkes Targetkan Renovasi 8.001 Puskesmas di Seluruh Indonesia Mulai 2027
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan renovasi 8.001 puskesmas, pembangunan 1.988 puskesmas baru, serta pembenahan 441 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di seluruh Indonesia mulai 2027 hingga 2029.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran ratusan triliun rupiah untuk merombak wajah layanan kesehatan nasional tersebut sebagai langkah strategis berbasis pencegahan.

"Selain pelayanan umum, puskesmas ini memiliki pelayanan khusus ibu dan anak yang sangat vital dalam mencegah risiko kematian ibu dan anak. Ke depan, fokus belanja kesehatan harus bergeser dari pengobatan di rumah sakit menuju pencegahan di fasilitas primer," ujar Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus, dikutip Sabtu (10/10).

Menurutnya, pembangunan puskesmas baru tersebut difokuskan untuk memecah beban pelayanan di wilayah berkepadatan tinggi.

Benny mencontohkan UPTD Puskesmas III Denpasar Barat yang berkonsep Ramah Ibu dan Anak menjadi salah satu model percontohan nasional dalam menekan angka kematian ibu dan bayi.

Sebagai bagian dari program pembenahan nasional, mulai 2027 Kemenkes juga akan memprioritaskan pembenahan infrastruktur terparah, termasuk penambahan unit X-ray mobile di seluruh puskesmas. 

Khusus di Bali, sebanyak 119 puskesmas akan direnovasi, 4 puskesmas rusak berat dibangun ulang, dan 7 puskesmas yang melayani lebih dari 60.000 jiwa akan dipecah.

Namun, Benny menggarisbawahi pentingnya kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan untuk mengimbangi modernisasi fasilitas medis.

"Membeli alat kesehatan bisa cepat, tetapi mencetak tenaga medis seperti radiografer dan dokter spesialis membutuhkan proses. Pengadaan alat dan penyiapan SDM harus berjalan seiring sejalan agar pelayanan prima terwujud," pungkasnya. (*)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.