Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Kepala BPS: Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Ada 821.840, Terbanyak di Jakbar

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengungkap ada 821.840 rumah tidak layak huni di Jakarta tahun 2026.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Kepala BPS: Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Ada 821.840, Terbanyak di Jakbar
Foto: Detik

Jakarta -

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengungkap ada 821.840 rumah tidak layak huni di Jakarta tahun 2026. Amalia mengatakan jumlah terbanyak rumah tak layak huni ada di Jakarta Barat.

Hal itu disampaikan Amalia saat ikut meninjau bedah rumah lansia di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), Sabtu (24/10/2026). Mulanya, Menteri PKP Maruarar Sirait bertanya jumlah rumah tidak layak huni di Jakarta.

"Ibu tolong dikasih tahu bu ada berapa? Berdasarkan data ya," tanya Ara.

"Di DKI Jakarta berdasarkan data pak di 2026 di DKI Jakarta yang tidak layak huni ada 821.840," jawab Amalia.

Amalia mengatakan jumlah rumah tak layak huni terbesar ada di kota Jakarta Barat. Jumlahnya yakni 258.000 unit.

"Di Jakarta Barat?" tanya Ara.

"Di Jakarta Barat ada 258.000," jawab Amalia.

Sebagai informasi, salah satu rumah yang dibedah di Kampung Ambon ialah milik lansia bernama Ester Yacoba Sumakul (64). Pembongkaran dilakukan mulai 10 November dan ditarget rampung pada 24 Desember 2026.

Dalam tinjaun ini Ara ditemani sejumlah pejabat di antaranya Mendagri Tito Karnavian, Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi, Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhlillah dan sejumlah pejabat Pemkot Jakarta Barat.

Ara dkk mengecek atap, lantai hingga toilet rumah Ester. Rumah Ester hanya memiliki tembok dari papan triplek yang sudah mau roboh.

Lantai rumah Ester juga sudah retak. Tak ada televisi maupun kasur di rumah Ester dengan lemari baju yang tampak sudah rusak.

(mib/ygs)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.