Presiden Prabowo Subianto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Lanjutkan dari posisi terakhir
Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebesar 65,4 persen diyakini karena menjalankan program kesejahteraan sosial.
Presiden Prabowo Subianto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebesar 65,4 persen diyakini karena menjalankan program kesejahteraan sosial, stabilitas harga kebutuhan pokok, hingga agenda pemberantasan korupsi. Pengamat Politik sekaligus Peneliti Pusat Kajian Pertahanan dan Geopolitik Universitas Al Azhar Indonesia, Heri Herdiawanto mengatakan, program-program Prabowo banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga, mendapat sentimen tinggi dari publik. “Berdasarkan temuan survei seperti dari Parameter Politik Indonesia, kepuasan masyarakat mayoritas ditopang oleh beberapa aspek konkret,” kata Heri di Jakarta, Selasa (20/10). Program sosial dianggap menyumbang penilaian publik yang begitu besar. Seperti progam bantuan sosial (bansos), layanan pendidikan, pemenuhan gizi melalui program makan bergizi gratis (MBG), serta layanan kesehatan. Baca Juga: Komdigi Siapkan Peta Jalan Pemerataan Pusat Data AI hingga Indonesia Timur Sejumlah program tersebut dianggap merepresentasikan kebutuhan dasar warga. Sehingga, berhasil membentuk persepsi publik yang positif. Faktor berikutnya kata Heri, adalah bagaimana pemerintah mampu menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan kebutuhan pokok. Menurut Heri, upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dinilai membantu mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global. "Stabilitas Harga dan Ekonomi: Upaya menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi dan kontrol terhadap kebutuhan pokok dianggap cukup membantu daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global," imbuhnya. Isu pemberantasan korupsi, ketahanan pangan, dan swasembada juga mendapat penilaian positif dari warga. "Langkah-langkah dalam pendekatan pemberantasan korupsi serta program mercusuar seperti ketahanan pangan dan swasembada turut mendongkrak citra positif," jelasnya. Dari hasil ini, pemerintah perlu konsisten menjalankan program tersebut dengan konsisten. Sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tingginya tingkat kepuasan berdasarkan survei tidak berarti pemerintah terbebas dari berbagai persoalan dan tantangan. “Potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan serta munculnya oknum yang menyelewengkan kepercayaan publik selalu ada. Oleh karena itu, komitmen pemerintah Prabowo Subianto memasuki sisa waktu pengabdiannya harus tetap mengedepankan kepentingan rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.