JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi VI DPR Dewi Juliani meminta pemerintah dan pihak terkait menelusuri penyebab antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Riau. Sebab, antrean masih terjadi meski kuota bahan bakar minyak (BBM) disebut telah terpenuhi.
Dewi menilai, ketersediaan kuota harus diikuti penyaluran yang berjalan baik agar kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa harus mengantre panjang di SPBU.
"BBM harus tersalurkan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai peruntukannya demi kepentingan masyarakat," ucap Dewi dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).