RIYADH, iNews.id - Kondisi Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, menjadi perhatian wisatawan setelah kembali terdampak serangan pada Sabtu (10/10/2026). Insiden ini mengganggu operasional penerbangan dan membuat penumpang perlu memeriksa kembali jadwal perjalanan sebelum berangkat.
Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) melaporkan serangan tersebut menewaskan 12 orang dan menyebabkan 309 lainnya terluka. Sejumlah korban dilaporkan mengalami luka serius dan mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Serangan yang dikaitkan dengan kelompok Houthi dari Yaman itu juga memicu penghentian sementara operasional bandara untuk pemeriksaan kerusakan dan keamanan fasilitas. Situasi ini menjadi perhatian bagi wisatawan yang hendak menuju Riyadh, meninggalkan kota tersebut, maupun melakukan transit melalui ibu kota Arab Saudi itu.