Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Korban Penganiayaan Perkara Petasan Acara Maulid di Jaksel Lapor Polisi

Suara petasan di acara Maulid Nabi di Jakarta Selatan memicu kericuhan. Korban berinisial LK melapor ke polisi setelah mengalami penganiayaan.

Detik 3 menit baca 0 komentar
Korban Penganiayaan Perkara Petasan Acara Maulid di Jaksel Lapor Polisi
Foto: Detik

Jakarta -

Suara petasan di acara Maulid Nabi di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan berbuntut panjang. Perempuan korban penganiayaan terkait kasus tersebut berinisial LK melaporkan ke polisi.

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/4008/X/2026/SPKT/POLRESMETROJAKSEL/POLDAMETROJAYA.

"Jadi kemarin tanggal 5 Oktober, datang seorang perempuan inisial LK melaporkan perbuatan yang dialaminya. Dan perkara itu yang dialaminya berupa pengeroyokan dan/atau penganiayaan," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan, Rabu (7/10/2026).

Joko mengatakan, kasus itu bermula beberapa waktu lalu ada perselisihan antara penyelenggara kegiatan agama dengan masyarakat yang merasa terganggu karena adanya suara bising kembang api. Kemudian perkara ini sempat dimediasi namun masih buntu.

"Mediasi sudah dilakukan dua kali, namun dari mediasi itu belum ada titik temu, yang kemudian salah satu warga ini memutuskan untuk melaporkan apa yang dialami ke Polres Jakarta Selatan," jelasnya.

Joko mengatakan laporan sudah diterima dan tengah ditindaklanjuti. Dalam kasus ini, LK disebut mengalami penganiyaan dengan cara dipukul hingga dijambak.

"Jadi yang dialami saudari LK ini, yang dijelaskan pada kami, yang bersangkutan mengalami didorong, dijambak, dan juga dipukul," ucapnya.

Selanjutnya, Joko mengatakan LK telah menjalani visum. Nantinya hasil visum itu digunakan sebagai alat bukti.

"Dari pengakuannya, terkait itu pun kami sudah melakukan visum terhadap korban, dan tentunya hasilnya nanti dari hasil visumnya," imbuh dia.

Joko menjelaskan, pelaporan yang dilakukan LK khusus mengenai penganiayaan. LK sendiri disebut tidak mempersoalkan acara keagamaan.

"Artinya dari dampak kegiatan kembang api itu, kan ada nampak di video ada dorong-dorongan kegiatan itu. Kemungkinan itu yang dipermasalahkan. Untuk kegiatan keagamaan, ibu ini tidak mempermasalahkannya," ucap dia.

Viral Petasan Acara Maulid Diprotes

Sebelumnya, rekaman video beredar memperlihatkan acara Maulid Nabi di Pondok Pinang, Jaksel diprotes warga hingga berujung ribut. Warga merasa terganggu lantaran acara tersebut dibarengi dengan menyalakan petasan hingga Sabtu (3/10) dini hari.

Kericuhan diduga bermula dari penggunaan petasan yang terus dinyalakan hingga sekitar pukul 01.00 WIB. Aksi menyalakan petasan itu membuat warga merasa terganggu.

Dalam rekaman video yang viral di media sosial, terlihat seorang ibu memprotes penyalaan kembang api di acara maulid tersebut. Wanita itu protes karena petasan dinyalakan hingga dini hari dan mengganggu waktu istirahat.

Disebutkan pula sejumlah anak terbangun dan menangis imbas suara petasan itu. Situasi kian panas ketika seorang ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus menyampaikan keluhannya kepada penyelenggara.

Ibu tersebut juga menyebutkan bahwa penyalaan petasan tersebut membuat anaknya tremor. Beberapa warga ada yang menenangkan ibu tersebut, namun sebagian peserta acara justru balik marah-marah dan menyebutnya kafir.

Ketegangan sempat terjadi saat ibu tersebut mencoba meminta panitia tersebut datang. Beberapa warga terlihat mengintimidasi korban dan memegang koran.

(tsy/dek)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.