Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

KPK Duga Pembelian Mobil Volvo Ridwan Kamil Berkaitan Aliran Dugaan Korupsi BJB

KPK memeriksa Erwin Muniruzaman, kakak Ridwan Kamil, terkait pembelian mobil Volvo dalam kasus korupsi Bank BJB.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
KPK Duga Pembelian Mobil Volvo Ridwan Kamil Berkaitan Aliran Dugaan Korupsi BJB
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Erwin Muniruzaman, kakak dari mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, pada Jumat (2/10). Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan penelusuran pembelian mobil bermerek Volvo yang pernah digunakan Ridwan Kamil saat pelantikan Penjabat Gubernur Jawa Barat pada 2023.

Erwin yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Inucom Bisnis Agra, digali pengetahuannya soal aset milik Ridwan Kamil. Dalam pemeriksaan tersebut, dia dimintai keterangan bersama satu saksi lainnya, yakni Aburizal Ahmad Sofwan, Pejabat (Pj) Pemimpin Grup Komunikasi Pemasaran Bank BJB Pusat.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan terhadap Erwin dilakukan untuk menggali informasi mengenai pembelian kendaraan yang dilakukan Ridwan Kamil pada 2023.

"Saksi ERW yang juga merupakan kakak dari saudara RK yang pada saat tempus perkara menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami pengetahuan saudara ERW berkaitan dengan pembelian mobil Volvo yang dilakukan oleh saudara RK pada tahun 2023," kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (6/10).

Menurut Budi, penyidik masih mendalami proses hingga asal-usul pembelian mobil tersebut. Penelusuran itu dilakukan karena transaksi kendaraan tersebut berlangsung ketika Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

"Penyidik mendalami bagaimana asal-usul pembelian dari kendaraan tersebut karena memang tempus-nya ini berkaitan dengan perkara yang sedang dilakukan penyidikan," ucap Budi.

Dalam pemeriksaan itu, KPK juga memperoleh informasi bahwa mobil Volvo tersebut kini sudah tidak lagi berada dalam penguasaan Ridwan Kamil. Kendaraan tersebut diduga telah dijual oleh Erwin.

Budi menyebut penjualan mobil tersebut diduga berlangsung pada Agustus 2024. Penyidik masih menelusuri lebih jauh terkait transaksi dan keberadaan aset tersebut.

"Adapun atas mobil Volvo tersebut diduga juga sudah dijual kembali oleh saudara ERW di periode Agustus 2024," ujar Budi.

KPK tidak menutup kemungkinan akan menelusuri aset-aset lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang disidik. Penelusuran aset dilakukan untuk mengetahui asal-usul maupun hubungan aset tersebut dengan perkara.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.