JAKARTA, iNews.id - Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi persoalan penumpukan sampah sekaligus memanfaatkan limbah sebagai sumber energi. Teknologi ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA) dan mendukung penyediaan energi listrik.
Saat ini, persoalan sampah masih menjadi tantangan bagi banyak daerah di Indonesia. Peningkatan volume sampah yang tidak diimbangi dengan pengelolaan memadai berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, hingga emisi gas rumah kaca.
Melalui PSEL, sampah yang memenuhi persyaratan pengolahan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. Prosesnya bergantung pada teknologi yang digunakan, mulai dari pengolahan sampah menjadi bahan bakar hingga pemanfaatan panas atau gas untuk menggerakkan sistem pembangkit listrik.