MUARO JAMBI, iNews.id – Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, semakin memburuk. Salah satu wilayah terdampak paling parah berada di Kecamatan Sekernan, di mana kabut asap pekat menutup pemukiman warga sepanjang hari.
Berdasarkan pemantauan alat Air Quality Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaro Jambi, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) bahkan telah menyentuh angka 401, yang masuk dalam kategori Berbahaya. Kondisi kualitas udara buruk ini tercatat berlangsung sejak 3 Oktober lalu.
Kabid Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan DLH Muaro Jambi, Refiandy menjelaskan, partikel asap pekat terbawa oleh arah angin dari titik-titik karhutla menuju kawasan pemukiman. Kualitas udara mengalami pemburukan signifikan pada dua rentang waktu setiap harinya.