Jakarta -
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (5/10).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Tito mengatakan pelantikan pejabat merupakan hal yang lazim dilakukan dalam organisasi, khususnya birokrasi pemerintahan.
Menurutnya, pelantikan dilakukan antara lain karena adanya dinamika organisasi, seperti pengisian jabatan, rotasi, penyegaran, dan promosi sesuai kebutuhan organisasi.
"Ada rotasi di eselon yang sama, juga untuk penyegaran, karena enggak mungkin berlama-lama betul di satu tempat. Kemudian itu enggak sehat juga buat organisasi. Kemudian kedua, ada juga yang naik promosi dari eselon III ke eselon II," kata Tito dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).
Tito mengatakan proses pelantikan telah melalui penilaian dan pengamatan terhadap kinerja masing-masing pejabat. Selama menjabat sebagai Mendagri, dia juga telah mengenal sejumlah pejabat, termasuk karakter, kelebihan, dan kekurangannya.
"Ada yang [kinerja] bagus, saya juga enggak akan segan-segan, yang muda-muda juga tampil. Sebaliknya yang senior-senior, jangan kemudian merasa bahwa karena senior, itu enggak akan mungkin diganti, atau tetap bertahan di jabatan itu," ungkapnya.
Tito menjelaskan rotasi diperlukan untuk menjaga kinerja sekaligus memberikan penyegaran bagi pejabat dan organisasi. Menurutnya, seseorang yang terlalu lama berada dalam suatu jabatan dapat mengalami penurunan semangat dan kinerja sehingga perlu menghadapi lingkungan serta tantangan baru.
"Saya percaya bahwa Saudara akan melaksanakan tugas yang sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan," ungkapnya.
Dia pun meminta para pejabat yang dilantik menjalankan amanah dan tugas yang diberikan secara optimal. Tito menekankan setiap proses dalam organisasi perlu diterima dengan sikap positif, termasuk bagi pejabat yang belum memperoleh kesempatan atau mengalami perubahan penugasan.
"Selamat bagi rekan-rekan yang mendapatkan promosi dan mendapatkan amanah di tempat yang baru. Bagi rekan-rekan yang belum mendapatkan kesempatan, ada waktunya. Setiap masa, setiap jabatan, juga enggak akan mungkin akan selamanya. Pasti ada ujungnya, ada juga akhirnya," tandasnya.
Adapun pejabat yang dilantik di antaranya Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Utama Kemendagri Bachril Bakri, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana pada Sekretariat Jenderal Sri Purwaningsih, Sekretaris Inspektorat Jenderal Andi Bataralifu, Inspektur IV pada Inspektorat Jenderal Yudia Ramli, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dian Andy Permana.
(ega/ega)