JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan, Rabu (28/10/2026). Mata uang garuda anjlok 28 poin ke posisi Rp18.184 per dolar AS.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menjelaskan, pelemahan pada penutupan pasar ini dipicu oleh sikap waspada pelaku pasar global menjelang pengumuman kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) di tengah lonjakan harga komoditas energi dunia.
"Pelemahan rupiah pada penutupan hari ini terutama dipengaruhi sikap pasar yang mengantisipasi keputusan kebijakan The Fed pada Rabu, di mana lonjakan harga minyak mentah kian memperumit kalkulasi inflasi dan arah suku bunga acuan mereka," ujar Ibrahim dalam analisisnya, Rabu (28/10/2026).