Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Lima Siswa SMP di Surabaya Sulap Biji Kelabet Jadi Inovasi Gel untuk Rawat Luka Ringan

Siswa SMP Islam Al-Azhar 13 Surabaya ciptakan Fenugel, gel perawatan luka dari biji kelabet, berpotensi bantu masyarakat.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Lima Siswa SMP di Surabaya Sulap Biji Kelabet Jadi Inovasi Gel untuk Rawat Luka Ringan
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com – Siapa sangka biji kelabet yang selama ini dikenal sebagai rempah untuk memasak bisa menjadi inspirasi inovasi di bidang kesehatan. 

Lima siswa SMP Islam Al-Azhar 13 Surabaya mencoba mengembangkan potensi bahan tersebut menjadi Fenugel, produk gel yang dirancang untuk perawatan luka ringan.

Inovasi itu digagas oleh tim Five Stars yang terdiri atas Felio Altaf Prajatara, Daekenzie Ar Rayyan Adityawarman, Muhammad Farzana Admawidya, Zivara Rahmalika Alyadeena Maricar Sahib, dan Kania Olivia Daniandra. Mereka membawa karya tersebut dalam ajang Jakarta International Science Fair (JISF)  dan Indonesia Inventors Day (IID) Tahun 2026.

Muhammad Farzana Admawidya menjelaskan, ide pembuatan Fenugel berawal dari ketertarikan tim terhadap kandungan biji kelabet. 

Bahan yang umumnya dimanfaatkan sebagai rempah itu dinilai memiliki potensi untuk diteliti lebih lanjut sebagai bahan pengembangan produk perawatan luka.

“Kami melihat biji kelabet bukan hanya sebagai bahan masakan, tetapi juga memiliki potensi yang bisa dikembangkan menjadi inovasi baru. Dari situ, kami mencoba mencari cara agar bahan tersebut bisa dimanfaatkan dalam bentuk produk yang praktis,” ujar Farzana, Rabu (13/10/2026). 

Dia menerangkan, salah satu kandungan yang menjadi perhatian tim adalah flavonoid. Senyawa tersebut diketahui memiliki potensi aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. 

Berangkat dari informasi itu, mereka kemudian merancang produk yang diharapkan dapat membantu perawatan luka ringan.

Dalam prosesnya, Fenugel sempat dirancang dalam bentuk patch sebelum akhirnya dikembangkan menjadi gel. 

Perubahan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kemudahan penggunaan dan pengaplikasian pada kulit.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.