Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Longsor Beruntun di Eco Park Bali, Dua Turis Masih Dicari di Timbunan

Dua orang tertimbun longsor yang terjadi beruntun di Eco Park Pelaga, Bali. Pencarian masih berlangsung melibatkan 123 personel.

CNN Indonesia 3 menit baca 0 komentar
Longsor Beruntun di Eco Park Bali, Dua Turis Masih Dicari di Timbunan
Foto: CNN Indonesia

Denpasar, CNN Indonesia --

Dua orang tertimbun material longsor yang terjadi beruntun di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan

Longsor terjadi pada Minggu (1/11) tengah malam sekitar pukul 23.00 Wita atau 22.00 WIB. Tak lama berselang, longsor susulan kembali terjadi pada pukul 23.20 Wita yang merobohkan sejumlah bangunan glamping di area Eco Park tersebut. Material longsor mengakibatkan bangunan glamping hanyut terbawa arus sungai.

Peristiwa tanah bergerak tersebut dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang menguyur kawasan Kecamatan Petang sejak pukul 15.00 Wita.

Untuk korban yang masih dicari, salah satunya warga negara Indonesia dengan identias Bangkit Mubarok (30). Sementara satu korban lainnya merupakan seorang warga negara asing (WNA) yang identitasnya belum dapat dipastikan.

"Korban dua orang laki-laki penghuni room 6," Kasi Humas Polres Badung, Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/11).

Pilihan Redaksi

Dia bilang operasi gabungan pencarian kepada dua korban dilakukan, yang melibatkan kekuatan gabungan sebanyak 123 personel dari berbagai instansi dan dibantu masyarakat.

Untuk lokasi kejadian berada di kawasan perbukitan dengan kondisi medan yang cukup berat dan berdekatan dengan aliran sungai. Material longsor masih menutupi sebagian akses jalan menuju lokasi kejadian sehingga mobilitas personel dan peralatan evakuasi memerlukan penanganan khusus.

"Kondisi cuaca dan perkembangan situasi di lapangan menjadi faktor penting dalam menentukan pola serta keamanan pelaksanaan pencarian. Seluruh personel diingatkan untuk mengutamakan keselamatan dan mewaspadai potensi longsor susulan maupun peningkatan debit air sungai," ujarnya.

Kepala Kantor SAR Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian longsor di Ecopark itu pada Senin pagi, pukul 06.10 Wita.

"Berdasarkan informasi yang diterima, pemilik glamping mencurigai terdapat dua orang pengunjung yang berada di dalam bangunan saat longsoran tebing menimbun tempat menginap tersebut," kata Sidakarya, Senin (2/11).

[Gambas:Video CNN]

Upaya pencarian awal telah dilakukan pihak pengelola glamping bersama BPBD Kabupaten Badung, Camat Petang, dan Polsek Petang.

Namun, proses pencarian terkendala hujan lebat serta kondisi akses menuju lokasi yang curam sehingga upaya tersebut dihentikan sementara.

Selanjutnya, pihak pengelola Eco Park Pelaga Glamping Retreat melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar untuk meminta bantuan SAR. Menindaklanjuti laporan itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan satu tim rescue dengan kekuatan sembilan personel menuju lokasi kejadian.

"Tim SAR akan melakukan upaya pencarian dan pertolongan terhadap dua orang yang diduga tertimbun material longsor dengan tetap memperhatikan kondisi medan serta faktor keselamatan personel di lapangan. Hingga saat ini, proses penanganan masih berlangsung dan perkembangan operasi SAR akan disampaikan lebih lanjut," ujar Sidakarya.

(kdf/kid)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.