KUALA LUMPUR, iNews.id - Pemerintah Malaysia mengimbau warganya untuk menunda ibadah umrah ke Makkah maupun ziarah ke Madinah menyusul meningkatnya ancaman keamanan di Arab Saudi akibat serangan kelompok HouthiYaman. Meski belum ada insiden serangan di Makkah, gempuran rudal ke Riyadh memicu kekhawatiran terhadap keselamatan perjalanan ke Tanah Suci.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia Mohamad Hasan menegaskan, situasi keamanan di Arab Saudi menjadi perhatian pemerintahnya setelah serangan Houthi menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10/2026). Serangan tersebut menewaskan 13 orang dan melukai 309 lainnya.
“Belum ada insiden di Makkah, namun ledakan rudal di Riyadh telah menimbulkan kekhawatiran keamanan,” kata Hasan, dikutip dari Bernama.