Jakarta -
Massa aksi di Jakarta mulai membubarkan diri malam ini. Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang berjalan damai dan tertib.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Massa aksi di Jakarta mulai membubarkan diri setelah penyampaian aspirasi damai. Polda Metro Jaya menghargai hak berpendapat dan menjaga keselamatan publik.
Jakarta -
Massa aksi di Jakarta mulai membubarkan diri malam ini. Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang berjalan damai dan tertib.
Peserta aksi yang berada di sejumlah titik mulai membubarkan diri sejak pukul 19.20 WIB. Seiring berakhirnya penyampaian pendapat di muka umum, arus lalu lintas di lokasi dilaporkan kembali normal.
Pengendara mulai melintasi kawasan tersebut. Aktivitas masyarakat berjalan seperti biasa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penyampaian pendapat merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati. Di sisi lain, keselamatan peserta aksi maupun masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari tetap menjadi perhatian bersama.
"Aspirasi masyarakat harus tetap mendapat ruang, sementara keselamatan dan kepentingan bersama juga kita jaga. Inilah semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam menjaga Jakarta," ujar Budi Hermanto dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).
Budi Hermanto juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang mengalami gangguan perjalanan selama kegiatan berlangsung, khususnya para pekerja dan pengguna jalan yang terdampak pengaturan lalu lintas.
Ia turut mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas umum dan saling menghormati hak pengguna ruang publik, termasuk warga yang bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas lainnya.
"Ruang publik adalah milik kita bersama. Ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, ada pula yang bekerja, bersekolah, dan beraktivitas. Semua memiliki hak yang harus kita hormati," tuturnya.
Kepolisian mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga ruang publik agar kegiatan penyampaian pendapat dan aktivitas masyarakat lainnya dapat berjalan dengan aman.
Selama kegiatan berlangsung, Polda Metro Jaya bersama TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) memberikan pelayanan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan secara situasional untuk membantu kelancaran mobilitas warga.
(mea/imk)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.