Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Menteri Israel Banggakan Kehancuran di Gaza, Ejek Warga Palestina

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, kembali memicu kontroversi dengan membanggakan kehancuran parah di Jalur Gaza akibat serangan Israel.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Menteri Israel Banggakan Kehancuran di Gaza, Ejek Warga Palestina
Foto: Detik

Tel Aviv -

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, kembali memicu kontroversi dengan membanggakan kehancuran parah di Jalur Gaza akibat serangan mematikan dan tanpa henti oleh militer Israel dalam beberapa tahun terakhir.

Ben-Gvir, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (21/10/2026), juga mengejek warga Palestina dalam sebuah video kampanye yang dirilis menjelang pemilu legislatif Israel, yang dijadwalkan pada 27 Oktober mendatang.

Ben-Gvir merupakan ketua Partai Otzma Yehudit, yang menjadi anggota koalisi pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu yang berkuasa di Israel.

Video kampanye itu dibuat dengan kecerdasan buatan (AI) dan diunggah Ben-Gvir ke akun media sosial X miliknya pada Selasa (20/10). Video tersebut menampilkan visi tentang Gaza pada tahun 2030, yang digambarkan dalam kondisi hancur lebur akibat tindakan pemerintahan Israel.

Video itu menampilkan daerah kantong Palestina tersebut sebagai kota mati, dengan sekolah-sekolah, infrastruktur, dan pelabuhannya telah hancur.

Salah satu adegan menampilkan seekor keledai yang disertai pesan bernada mengejek warga Palestina yang masih bertahan di Jalur Gaza, yang berbunyi: "Anda pasti seekor keledai jika tetap tinggal di Gaza."

Ben-Gvir telah berulang kali menuntut pendudukan Israel atas Jalur Gaza, menyerukan pengusiran penduduk Palestina dari wilayah tersebut, dan mencetuskan pembangunan permukiman Israel di sana.

Sosok Ben-Gvir sendiri diketahui memiliki rekam jejak panjang dalam melontarkan pernyataan kontroversial dan provokatif, yang membuatnya dijatuhi sanksi dan dihujani kecaman internasional. Beberapa waktu lalu, dia menuai kecaman karena menyerukan pembunuhan 30-40 warga Gaza setiap malam.

Video kampanye tersebut dirilis Ben-Gvir setelah partai-partai Arab di Israel menuduh Menteri radikal Israel itu mengeksploitasi langkah-langkah dan pelanggaran yang dilakukannya terhadap warga Palestina demi menggalang dukungan dan mengintimidasi para pemilih Arab di Israel.

Israel dijadwalkan menggelar pemilu legislatif pada 27 Oktober, dengan kubu Netanyahu bersaing ketat melawan partai-partai oposisi. Jajak pendapat terbaru dari saluran televisi Israel, Channel 12, memproyeksikan 55 kursi parlemen untuk partai-partai oposisi dan 51 kursi untuk koalisi Netanyahu.

Dengan hasil tersebut, kedua kubu belum mencapai 61 kursi yang diperlukan untuk meraih mayoritas dalam parlemen Israel, atau Knesset, yang beranggotakan 120 orang.

(nvc/idh)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.