Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Menteri KKP Trenggono Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan Lobster, Bidik Potensi Rp17,9 Triliun

Menteri KKP memperkirakan potensi ekonomi benih lobster Indonesia mencapai Rp17,9 triliun per tahun, tetapi belum dimanfaatkan optimal akibat penyelundupan.

iNews 2 menit baca 0 komentar
Menteri KKP Trenggono Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan Lobster, Bidik Potensi Rp17,9 Triliun
Foto: iNews

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono memprediksi potensi ekonomi benih bening lobster (BBL) Indonesia mencapai 1 miliar dolar AS atau setara Rp17,9 triliun per tahun. Potensi tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal, salah satunya karena tingginya praktik penyelundupan benih lobster ke luar negeri.

Trenggono menyebut, Indonesia memiliki potensi hampir 500 juta ekor BBL setiap tahun. Jika dikelola dengan baik, potensi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi industri budi daya lobster sekaligus meningkatkan penerimaan negara.

"Indonesia memiliki potensi BBL yang begitu besar. Kalau menurut catatan, kurang lebih hampir 500 juta ekor. Tapi menurut pandangan saya, kalau setiap tahun 500 juta, mestinya lebih dari itu. Ini adalah sebuah kekayaan alam laut kita yang sangat luar biasa, yang secara terus terang sampai hari ini kita belum bisa manfaatkan dengan baik," kata Trenggono dalam kegiatan Kick-Off Satgas P2BBL, Senin (12/10/2026).

Dia memperkirakan, jika setiap benih lobster bernilai sekitar 2 dolar AS, potensi ekonomi dari 500 juta ekor BBL dapat mencapai 1 miliar dolar AS atau setara Rp17,9 triliun.

"Jadi bayangkan saja kalau 500 juta, kalau kali 2 dolar AS saja sebetulnya sudah 1 miliar dolar AS yang harta kita hilang begitu saja. Kalau ini bisa menjadi pemasukan negara enggak usah banyak, 30 persen saja, ini sudah cukup lumayan, luar biasa," ujarnya.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.