Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

MNC Tourism Bukukan Pendapatan Rp1,66 Triliun, Fokus Kembangkan Hospitality Premium Kelas Dunia

MNC Tourism (KPIG) mencatat pendapatan Rp1,66 triliun dan laba bersih Rp361,09 miliar hingga September 2026. Park Hyatt Jakarta meraih One MICHELIN Key.

iNews 2 menit baca 0 komentar
MNC Tourism Bukukan Pendapatan Rp1,66 Triliun, Fokus Kembangkan Hospitality Premium Kelas Dunia
Foto: iNews

JAKARTA, iNews.id - PT MNC Tourism Indonesia Tbk (Perseroan atau IDX: KPIG) merilis laporan keuangan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026. 

KPIG membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp1,66 triliun, dengan laba bersih sebesar Rp361,09 miliar. Hingga 30 September 2026, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp36,90 triliun dan total ekuitas mencapai Rp29,95 triliun, mencerminkan fundamental usaha yang tetap sehat serta didukung oleh portofolio aset Tourism & Hospitality bertaraf internasional.

Pada Q3-2026, Park Hyatt Jakarta memperoleh One MICHELIN Key 2026 dari MICHELIN Guide. Pengakuan ini memperkuat positioning MNC Tourism di segmen luxury hospitality melalui standar layanan premium dan pengalaman tamu berkelas dunia.

Park Hyatt Jakarta juga meraih penghargaan Best Lifestyle Hotel dalam ajang HighEnd 2026 Editor’s Pick Awards, yang semakin menegaskan reputasinya sebagai destinasi modern urban lifestyle dengan karakter dan daya tarik brand yang kuat.

KPIG juga terus berinovasi untuk meningkatkan pengalaman eksklusif melalui peluncuran The Magic Table, sebuah konsep immersive dining yang memadukan kuliner, teknologi, dan storytelling interaktif dalam satu pengalaman bersantap yang unik dan berkesan bagi para tamu.

Ke depan, Perseroan akan tetap berfokus pada optimalisasi kinerja operasional, peningkatan kualitas pendapatan, inovasi segmen Tourism & Hospitality kelas dunia, serta pengembangan aset strategis secara bertahap guna memperkuat pertumbuhan yang berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham.

Editor: Rizky Agustian

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.