JAKARTA, iNews.id - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan keprihatinan mendalam atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Sumatera dan Kalimantan. Muhammadiyah mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum melakukan penanganan menyeluruh, termasuk mengusut dugaan pembakaran, kelalaian, hingga pelanggaran yang menyebabkan kebakaran.
Muhammadiyah menilai karhutla tidak hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Dampak tersebut meliputi gangguan kesehatan, terganggunya kegiatan pendidikan, hilangnya sumber penghidupan, hingga citra negatif Indonesia di mata dunia, khususnya negara-negara tetangga.
Dalam pernyataan resminya, Muhammadiyah menegaskan bahwa perlindungan lingkungan merupakan bagian dari ajaran Islam dan tanggung jawab manusia terhadap generasi mendatang. Karena itu, pengelolaan kekayaan alam harus mengutamakan kemaslahatan serta keadilan bagi seluruh rakyat.